militer-id.blogspot.COM,.(16.12),JAKARTA,.Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) menggelar pagelaran wayang kulit di lapangan apel Mabesad pada jumat (16/12) malam, sebagai salah satu rangkaian Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2016 dimana upacara puncaknya dilaksanakan pada 15 Desember kemarin.

Dikatakan lebih lanjut oleh Kasad, kegiatan pagelaran wayang tersebut diperuntukan untuk masyarakat, karena kemanunggalan TNI dengan rakyat dimana TNI selalu bersama-sama rakyat adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi. "Mudah-mudahan dikesempatan malam ini bisa merekatkan dan menyatukan kita dengan masyarakat dan berhibur bersama yang harapannya adalah mendujung tugaa pokok TNI AD" kata Mulyono.
Diceritakan Kasad, pertunjukan qayang kali ini membawakan lakon Rama Tambak/Sesaji Raja Suya yang diambil dari epos Ramayana. "Saya mengambil cerita itu karena disitu mencerminkan kehidupan sosial yang kita alami saat ini bahwa negara kita adalah negara yang beraneka ragam dan penuh dengan perbedaan tetapi diikat dalam satu ikatan bhineka tunggal ika" tutur Kasad. Diharapkan Kasad, melalui cerita tersebut membawa pesan sehingga menjadi gambaran kepada masyarakat bagaimana ke- anekaragaman bisa mecapai satu tujuan. "Jadi memang cerita ini relevan betul karena diambil berdasarkan situasi yang sedang dialami bangsa kita saat ini" katanya.
Pagelaran wayang tersebut dibawakan oleh kolaborasi tiga dalang yaitu Ki Mantep Soedarsono, Ki Purbo Asmoro dan Ki Entus Susmono. Dihadiri Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan beserta para asisten dan sesepuh TNI AD Jenderal (purn) Tri Sutrisno. (AD)